Halaman

    Social Items

Bismillah
Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh


👉 PUJIAN ADALAH UJIAN ðŸ‘ˆ

Sahabat, pernahkah kita merasa senang dan bangga mendengar pujian yang dilontarkan untuk diri kita? Mungkin tampak manusiawi, ketika dipuji karena kebaikan, kepintaran, kerupawanan, kekayaan, kedermawanan, kemudian kita merasa bahagia.
Yang harus diingat, pujian adalah ujian berupa kebaikan, karena ketika kita dipuji, bisa jadi kita akan merasa sombong dan merasa takjub pada diri sendiri, bahkan kita lupa bahwa semua nikmat ini adalah dari Allah, kemudian kita merasa hebat dan sombong serta lupa bersyukur. Kagum terhadap diri sendiri merupakan suatu sifat yang bisa membinasakan.
Lalu bolehkah kita memuji seseorang?
Memuji seseorang itu boleh-boleh saja, asalkan memujinya tidak berlebihan dan tidak menimbulkan fitnah (timbul ujub dan menyombongkan diri) pada orang yang dipuji, dan kalaupun perlu memuji tidak mesti dengan kata-kata, melainkan diapresiasikan lewat dukungan dan doa supaya mendapat keberkahan.

Rasulullah ï·º bersabda :
“Jika salah seorang di antara kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, maka hendaklah dia mendo’akannya agar diberikan keberkahan kepadanya.” (Hadits Riwayat. Ibnu Majah, Imam Malik dan Ahmad)

Sahabat, semoga kita menjadi orang-orang yang tidak bangga terhadap pujian, karena pujian sangat mungkin merupakan salah satu bentuk ujian yang bisa membuat kita makin dekat pada Allah atau malah sebaliknya.
Semoga Bermanfaat

PUJIAN ADALAH UJIAN

Let's Hijrah ~
Bismillah
Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh


👉 PUJIAN ADALAH UJIAN ðŸ‘ˆ

Sahabat, pernahkah kita merasa senang dan bangga mendengar pujian yang dilontarkan untuk diri kita? Mungkin tampak manusiawi, ketika dipuji karena kebaikan, kepintaran, kerupawanan, kekayaan, kedermawanan, kemudian kita merasa bahagia.
Yang harus diingat, pujian adalah ujian berupa kebaikan, karena ketika kita dipuji, bisa jadi kita akan merasa sombong dan merasa takjub pada diri sendiri, bahkan kita lupa bahwa semua nikmat ini adalah dari Allah, kemudian kita merasa hebat dan sombong serta lupa bersyukur. Kagum terhadap diri sendiri merupakan suatu sifat yang bisa membinasakan.
Lalu bolehkah kita memuji seseorang?
Memuji seseorang itu boleh-boleh saja, asalkan memujinya tidak berlebihan dan tidak menimbulkan fitnah (timbul ujub dan menyombongkan diri) pada orang yang dipuji, dan kalaupun perlu memuji tidak mesti dengan kata-kata, melainkan diapresiasikan lewat dukungan dan doa supaya mendapat keberkahan.

Rasulullah ï·º bersabda :
“Jika salah seorang di antara kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, maka hendaklah dia mendo’akannya agar diberikan keberkahan kepadanya.” (Hadits Riwayat. Ibnu Majah, Imam Malik dan Ahmad)

Sahabat, semoga kita menjadi orang-orang yang tidak bangga terhadap pujian, karena pujian sangat mungkin merupakan salah satu bentuk ujian yang bisa membuat kita makin dekat pada Allah atau malah sebaliknya.
Semoga Bermanfaat

No comments